Apakah Anda Ingin Berinvestasi atau Bertrading?

Apakah Anda Ingin Berinvestasi atau Bertrading?

Berjumpa lagi bersama saya Wisnu di tahun yang baru ini 2019, semoga semua para investor, penikmat saham dan semuanya saya doakan sukses selalu di tahun baru 2019. Tahun baru adalah saat yang tepat bagi anda untuk memulai merencanakan investasi selama 1 tahun ke depan. Karena pada hakikatnya investasi adalah sebuah rencana, rencana dari satu titik awal ke titik tujuan di masa depan.

Oke untuk kali ini saya mendapat masukan dari kawan saya yang baru membuka akun saham. Awalnya rencananya dia ingin menggunakan akun saham itu untuk berinvestasi secara jangka panjang. Mengingat dia juga masih bekerja di perusahaan yang membuatnya ingin menggunakan saham sebagai investasi jangka panjang. Namun…

Namun pada kenyataannya setelah 2 minggu dia membeli suatu kode saham atau membeli saham dari suatu perusahaan beberapa lot. Baru 2, 3 minggu dia mulai kelihatan panic, karena saham yang dia beli turun terus dari beberapa minggu itu. Dia pun meminta masukkan ke saya, apa yang harus dilakukan?.

Dan saya pun lantas menjawab…

Hmm…

Berat…

Hehe…^_^

Sebenarnya kalau boleh jujur saya kembalikan lagi ke rencana awal dia, dia ingin berinvestasi secara jangka panjang ya jangan dilihat chartnya yang naik turun setiap menit, jam atau hari. Walau memang kita perlu memantau saham perusahaan yang kita beli, tetapi tentu kembali ke rencana awal dia dan mungkin begitupun juga anda. Saya tidak bisa memutuskan harus jual atau beli kepada  saham yang dia beli itu beberapa minggu sebelumnya yang ternyata malah turun dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Ingat berinvestasi secara jangka panjang itu tidak cukup hanya sebulan atau 2 bulan, kecuali anda menjadi seorang swing trader.

Jadi saya kembalikan lagi ke dia atau mungkin anda yang membaca ini. Anda ingin berinvestasi (jangka panjang) atau bertrading dalam bursa saham ini. Karena hal itu sangat penting. Jika anda memang ingin mencoba menjadi investor jangka panjang maka saya sarankan anda untuk mulai belajar dalam menganalisis suatu saham perusahaan. Saya sarankan juga karena anda ingin jadi seorang investor jangka panjang maka anda perlu bagaimana menganalisis saham secara fundamental atau istilahnya analisis fundamental.

Wah pastinya sulit ya menganalisis…

Ya memang benar sulit namanya juga menganalisis. Itu sama seperti saat anda ingin membeli sebuah handphone baru. Hal pertama yang anda lakukan sebenarnya tampa anda sadari adalah menganalisis. Misal jika anda ingin membeli HP baru maka anda pasti mulai mencari mereknya yang bagus, lalu mencari harga yang cocok, lalu mencari spesifikasinya apa saja, bedanya dengan merek HP lain, lalu coba bertanya ke teman atau saudara anda yang mempunyai HP yang mirip dan berbagai hal seterusnya yang ingin anda lakukan hanya untuk agar anda puas dan tidak kecewa saat anda membeli HP (Handphone) yang anda inginkan. Begitupun sama dengan saham, anda bisa mulai mencoba melihat website perusahaannya, siapa pemilik perusahaannya, lalu produk yang dihasilkan apa, dan berbagai macam hal sampai anda puas dan yakin bahwa itulah saham perusahaan yang terbaik.

Itulah saya contohkan bagaimana melakukan suatu analisis saham. Menurutku sangat penting bagi anda untuk melakukan research atau penelitian terhadap suatu saham perusahaan, hal itu sangat penting bagi anda yang ingin menjadi seorang investor jangka panjang. Tetapi terkadang beberapa orang mengeluh tidak punya waktu karena terlalu sibuk.

Saya hanya bisa bilang…

Silahkan investasi ditempat lain saja.hehe.. atau tidak usah berinvestasi saja, silahkan uang anda digunakan untuk jalan-jalan atau beli mobil dan sebagainya.

Karena penting sekali bagi anda untuk bisa mengetahui apa yang akan anda beli dan tidak sekedar beli. Hal ini sangat penting bagi anda yang ingin jadi investor saham jangka panjang. Berbeda jika anda ingin menjadi seorang trader, anda bisa mulai membuka laptop melihat chart suatu saham hari ini dan anda bisa mulai menganalisis mengggunakan analisis teknikal lalu anda bisa untung atau rugi hari itu juga. Secepat itulah trading saham. Ada teman saya yang dia beli saham pagi hari, lalu saat sore saat market saham mau tutup dia lalu menjualnya. Entah hari itu dia rugi atau untung tetapi dia konsisten melakukannya karena dia adalah seorang day trader.

Jadi kembali lagi ke awal judul ini, apakah anda ingin menjadi seorang investor jangka panjang, atau menjadi seorang trader jangka pendek. Apakah anda ingin berinvestasi atau bertrading. Semua keputusan itu ada pada anda, semua rencana itu ada pada anda dan tentu analisis yang dilakukan pun juga berbeda, ada analisis fundamental ada analisis teknikal. Yang pasti jangan beli saham perusahaan tanpa melakukan analisis terlebih dahulu. Hehe…

Salam saham…^_^

 

20 thoughts on “Apakah Anda Ingin Berinvestasi atau Bertrading?”

  1. When I initially commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is added I
    get several e-mails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service?
    Appreciate it!

  2. With havin so much content do you ever run into any issues of plagorism or copyright violation? My website has a lot of exclusive content I’ve either authored myself or outsourced
    but it looks like a lot of it is popping it up all over the web without
    my agreement. Do you know any solutions to help prevent content from being stolen? I’d really appreciate
    it. http://manuelldwog.blogstival.com

  3. I’ve been exploring for a little for any high-quality articles or weblog posts on this sort of space .
    Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this web site.
    Studying this information So i am happy to express
    that I have a very excellent uncanny feeling I came upon exactly what I needed.

    I most undoubtedly will make certain to do not disregard this site and give it a look on a relentless basis. http://jaidenmhzsk.aioblogs.com

  4. Nineteen flower vehicles, 22 black limousines, a whole bunch of private automobiles – and no less
    than 4 news helicopters – wended by way of, and above, the Howard Seaside and Ozone
    Park sections of Queens to St. John’s Cemetery in Center Village.

Tinggalkan Balasan ke decorative concrete stain Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.